Kepala Daerah Hasil Pilkada Serentak Dapat Pembekalan Langsung dari Mendagri

14 April 2021, 20:33 WIB
Kemendagri Inisiasi Pembekalan Kepala Daerah Hasil Pilkada Serentak 2020 Soal Stabilitas Politik, Pemulihan Ekonomi hingga Penanganan Pandemi /Puspen Kemendagri.

PRFMNEWS - Hasil Pilkada Serentak yang diselenggarakan di 270 daerah pada 9 Desember 2020 lalu terbilang menggemberikan.

Pilkada Serentak 2020 bahkan berjalan sukses sebagai Pilkada dalam sejarah bangsa Indonesia yang dilaksanakan pada masa bencana non alam, Pandemi Covid-19.

Selain terlaksana dengan lancar, serta aman dari konflik, dan tidak menimbulkan cluster baru Covid-19.

Bahkan dalam catatan Satgas Covid-19, di beberapa daerah yang melaksanakan Pilkada, terjadi penurunan angka kasus Covid-19, seperti di Provinsi Sulawesi Utara dan Bali.

Baca Juga: CEK FAKTA : Tol Japek Dijual ke Uni Emirat Arab Sehingga Namanya Diubah jadi Sheikh Mohammed bin Zayed?

Baca Juga: DPRD Temukan Data Ratusan Toko Modern di Kota Bandung Tidak Memiliki Izin

Dalam perkembangannya, usai dilantik secara bertahap, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) memberikan pembekalan bagi kepala daerah hasil Pilkada Serentak Tahun 2020.

Melalui Rapat Koordinasi (Rakor) Kepala Daerah Hasil Pilkada Serentak Tahun 2020, yang diselenggarakan pada Rabu 14 April 2021, para kepala daerah yang baru saja dilantik itu, mendapatkan pembekalan tentang kebijakan yang berkaitan dengan Stabilitas Politik, Pemulihan Ekonomi hingga Penanganan Pandemi.

Pembekalan ini diberikan langung oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian.

“Para kepala daerah baru juga akan mendapatkan arahan dari Bapak Menko Polhukam, Menko Ekonomi, Menteri Keuangan, Menteri Kesehatan, Kepala BNPB, Kasatgas Covid-19, dan ditutup oleh kami selaku Mendagri dengan topik utama adalah selain stabilitas politik dan keamanan, adalah pemulihan ekonomi dan penanganan Covid-19,” kata Mendagri Tito Karnavian.

 

Dalam acara yang dibuka langsung Presiden Joko Widodo itu, Mendagri juga membeberkan, sebagai catatan di tahun 2020 terdapat 96 negara yang melaksanakan election atau pemilihan umum.

Hal positif yang dicapai pada saat penyelenggaraan Pilkada di masa pandemi adalah tingkat partisipasi pemilih yang tergolong tinggi yaitu 76,09%, lebih tinggi dibanding Pilkada Tahun 2018 yakni 74,92 persen, Pilkada Tahun 2017 yaitu 74,89 persen, dan Pilkada Tahun 2015 yakni sebesar 69,35 persen.

“Berdasarkan data tersebut menunjukkan bahwa dalam penyelenggaraan Pilkada tahun 2020, pemerintah Indonesia memiliki komitmen kuat membangun kehidupan demokrasi dengan tetap melindungi kesehatan masyarakat dari pandemi Covid-19. Keberhasilan tersebut adalah keberhasilan bersama dan mendapat respon positif dari berbagai pihak, baik dari dalam negeri maupun dari luar negeri,” tutur Mendagri Tito Karnavian.

Baca Juga: Tutup Buku Perang Afghanistan, Joe Biden Ingin Tarik Seluruh Pasukan Amerika Serikat

Baca Juga: Update Penanganan Virus Corona Indonesia Terbaru Hari Ini: Pasien Konfirmasi Positif Bertambah 5.656

Karena itu, sebagai kepala daerah yang memiliki legitimasi lewat pemilihan yang berlangsung demokratis, para kepala daerah terpilih diharapkan mampu menghadapi berbagai tantangan dan persoalan ke depan.

Selain soal menjaga stabilitas politik daerah dan nasional, para kepala daerah juga diminta responsif dalam melakukan penanganan pandemi lewat kebijakan yang tepat, dan pemulihan ekonomi.***

Editor: Indra Kurniawan

Sumber: Puspen Kemendagri

Tags

Terkini

Terpopuler