Kasus Corona Belum Turun Signifikan, Pemerintah Perpanjang PPKM

21 Januari 2021, 15:29 WIB
Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto umumkam PPKM diperpanjang hingga 8 Februari 2021. Pertimbangannya, kasus corona belum mengalami penurunan signfikan /Setkab.

PRFMNEWS - Pemerintah Indonesia resmi perpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) atau yang lebih populer di Jawa Barat dengan istilah PSBB.

Penerapan PPKM di Indonesia diperpanjang selama 2 pekan ke depan, tepatnya mulai 26 Januari hingga 8 Februari 2021.

Kebijakan perpanjang penerapan PPKM diumumkan Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto usai Rapat Terbatas (Ratas) yang dipimpin oleh Presiden Jokowi, di Jakarta, Kamis 21 Januari 2021.

Menurut Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, kebijakan memperpanjang PPKM dikarenakan kasus penularan virus corona di Indonesia belum mengalami penurunan signifikan.

Baca Juga: Ketemu Kakek Digugat Anaknya Rp3 Miliar di Bandung, Dedi Mulyadi: Mengarah ke Soal Warisan

Baca Juga: Tegas! Wagub Minta Pemerintah Pusat Tinjau Ulang Perubahan Hutan dan Pertambangan di Jabar

Airlangga memapakan, dari hasil monitoring terhadap 73 kabupaten/kota yang telah menerapkan PPKM, menunjukan bahwa 29 kabupaten/kota masih berada di zona risiko tinggi, 41 kabupaten/kota zona risiko sedang, sementara 3 kabupaten/kota lainnya zona risiko rendah.

Lebih rinci, masih terjadi peningkatan kasus mingguan di 52 kabupaten/kota sementara 21 lainnya mengalami penurunan saat penerapan PPKM.

 

 

Untuk kasus aktif virus corona, masih terdapat peningkatan di 46 kabupaten/kota, di 3 kabupaten/kota tetap, sementara 24 kabupaten/kota lainnya menurun.

Untuk tingkat kematian terkait virus corona, 44 kabupaten/kota masih mengalami kenaikan dan 29 kabupaten/kota alami penurunan.

Baca Juga: 10 Tersangka Jaringan Curanmor yang Kerap Beraksi di Cimahi dan KBB Diciduk Polres Cimahi

Baca Juga: Liga 1 Resmi Dihentikan, Persib Merasa Rugi dan Harap Musim Baru Ikuti Jadwal Liga Eropa

Sementara tingkat kesembuhan, terjadi penurunan di 33 kabupaten/kota, 34 kabupaten kota/meningkat, sementara 6 kabupaten/kota lainnya tetap.

“Ini menjadi parameter yang diminta untuk dievaluasi dan kemudian untuk terus diberlakukan (PPKM),” jelas Airlangga.

Sebelumnya, PPKM telah diterapkan di tujuh provinsi di Pulau Jawa dan Bali, yaitu DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, dan Bali pada periode 11-25 Januari 2021. PPKM berlaku di 73 kabupaten/kota yang terdapat di provinsi-provinsi tersebut.***

Editor: Indra Kurniawan

Sumber: setkab

Tags

Terkini

Terpopuler