Profil Prof. Mochtar Kusumaatmadja, Pakar Hukum Internasional yang Gantikan Nama Flyover Pasupati Bandung

- 23 Februari 2022, 18:48 WIB
Prof. Dr. Mochtar Kusumaatmadja (lahir di Jakarta, 17 April 1929) adalah seorang politikus Indonesia. Pernah menjabat sebagai Menteri Kehakiman Kabinet Pembangunan III periode 1974-1978.
Prof. Dr. Mochtar Kusumaatmadja (lahir di Jakarta, 17 April 1929) adalah seorang politikus Indonesia. Pernah menjabat sebagai Menteri Kehakiman Kabinet Pembangunan III periode 1974-1978. /Akun Twitter UNPAD

PRFMNEWS - Simak profil Prof. Mochtar Kusumaatmadja akan menjadi nama baru untuk jalan layang atau Flyover Pasupati Kota Bandung.

Inilah profil Prof. Mochtar Kusumaatmadja, namanya akan resmi gantikan Flyover Pasupati Kota Bandung pada Kamis, 24 Februari 2022.

Sebagai informasi profil, Prof. Mochtar Kusumaatmadja merupakan seorang Pakar Hukum Internasional yang Memperjuangkan Batas Darat dan Laut Indonesia.

Prof. Mochtar Kusumaatmadja merupakan sosok negarawan, pendidik dan pemimpin yang lahir di Jakarta pada 16 Februari 1929.

Baca Juga: BREAKING NEWS: Peresmian Pergantian Nama Flyover Pasupati Bandung Ditunda Pekan Depan

Baca Juga: Moeldoko Sebut Aturan Beli Tanah Harus Punya BPJS Bukan Masalah Besar

Pada masanya Prof. Mochtar Kusumaatmadja dikenal sebagai the living legend karena konsep yang dikemukakannya dalam Konvensi Hukum Laut 1982 di hadapan ratusan negara anggota Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB).

Selain aktif sebagai negarawan, Prof. Mochtar Kusumaatmadja juga aktif di bidang akademik sebagai Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Indonesia.

Prof. Mochtar Kusumaatmadja juga pernah menduduki birokrasi Universitas dengan menjabat sebagai Rektor ke-5 Universitas Padjadjaran.

Berikut profil yang mencakup riwayat pendidikan dan karier Prof. Mochtar Kusumaatmadja.

Menyelesaikan pendidikan S1 di Fakultas Hukum Universitas Indonesia pada tahun 1955.

Meraih gelar Master Of Law dari Yale University, Amerika Serikat pada tahun 1956.

Menamatkan kuliah S3 di Universitas Padjadjaran dan menjadi Doktor di usia 33 tahun. Kemudian melanjutkan pendidikan Postdoctoral di Harvard University pada tahun 1962.

Menggagas konsep negara kepulauan atau Wawasan Nusantara yang dituangkan dalam Deklarasi Djuanda pada tahun 1957.

Memeperjuangkan konsep Wawasan Nusantara selama 25 tahun di PBB pada tahun 1957 - 1982.

Menandatangani hasil konvensi Hukum luat ke-III Montego Bay, Jamaika.

Baca Juga: Kandas, Bandung United Tetap jadi Peserta Liga 3 Musim Depan

Baca Juga: Mobil Mewah Ringsek Usai Tabrak Separator Busway depan Gedung DPR

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Humas Kota Bandung (@humas_bandung)

 

Terpilih sebagai Menteri Kehakiman Kabinet Pembangunan II pada thaun 1974 - 1978.

Terpilih sebagai Menteri Luar Negeri Kabinet Pembangunan III pada tahun 1978 - 1983.

Terpilih sebagai Menteri Luar Negeri Kabinet Pembangunan IV pada tahun 1983 - 1988.***

Editor: Indra Kurniawan


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah