Di Filipina, Polisi Akan Geledah Rumah Warga Cari Pasien Covid-19

- 16 Juli 2020, 20:40 WIB
Loreto Vergara, 47, berdesakan dengan keluarganya di dalam gubuk mereka, di tengah penguncian akibat penyakit virus corona (COVID-19), di Tondo, Manila, Filipina, Senin (4/5/2020). Gambar diambil 4 Mei 2020. (REUTERS/ELOISA LOPEZ) /

PRFMNEWS - Menteri Dalam Negeri Eduardo M Año mengatakan otoritas di Filipina dan kepolisian akan menggeledah rumah-rumah warga untuk mencari pasien Covid-19.

Hal itu dikatakannya setelah kasus positif dan korban jiwa di beberapa daerah naik drastis. Langkah tersebut dilakukan demi mencegah penyebaran Covid-19.

Año juga mendorong warga untuk melaporkan tetangga mereka yang kena Covid-19. Ia juga memperingatkan siapa pun yang menolak bekerja sama akan dihukum penjara.

Baca Juga: Mulai Sore Ini, Grab di Bandung Sudah Bisa Beroperasi Mengangkut Penumpang

Aturan keras itu ditetapkan pada satu pekan yang sama saat Filipina mengumumkan kenaikan tertinggi untuk korban jiwa harian akibat Covid-19 di Asia Tenggara. Jumlah pasien yang memenuhi rumah sakit pun ikut naik drastis.

Dikutip ANTARA dari Reuters, kasus positif Covid-19 di Filipina naik tiga kali lipat setelah pemerintah melonggarkan aturan pada 1 Juni, mengizinkan kembali warga beraktivitas dan pelaku usaha membuka bisnisnya.

"Kami tidak ingin pasien positif berada di rumah menjalani karantina (mandiri), apalagi jika rumah mereka tidak punya cukup ruang," kata Año saat jumpa pers.

Baca Juga: Update Penanganan Covid-19 di Kabupaten Garut, Kamis 16 Juli 2020

Halaman:

Editor: Rifki

Sumber: ANTARA, Reuters


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X