Pertemuan Presiden Jokowi dan Ferdinand Marcos di Bogor Sepakati 4 Perjanjian Kerja Sama Indonesia-Filipina

- 6 September 2022, 08:30 WIB
 Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) bertemu Presiden Republik Filipina Ferdinand Romualdez Marcos Jr
Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) bertemu Presiden Republik Filipina Ferdinand Romualdez Marcos Jr /BPMI

PRFMNEWS - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dan Presiden Republik Filipina Ferdinand Romualdez Marcos Jr. bertemu di Istana Kepresidenan, Bogor pada Senin 5 Mei 2022 siang.

Hasil pertemuan itu, ada empat perjanjian kerja sama yang disepakati Presiden Jokowi dan Presiden Ferdinand Marcos.

Jokowi dan Ferdinand Marcos menyaksikan langsung penandatangan empat dokumen kerja sama yang tertuang dalam bentuk MoU hasil kesepakatan Indonesia dan Filipina dalam sejumlah bidang.

Baca Juga: Pengakuan Warga Nunggu Hampir 1 Jam di Lampu Merah Samsat Kircon Bandung karena Macet Panjang

Keempat MoU tersebut ditandatangani dan diperlihatkan oleh menteri terkait dari Indonesia dan Filipina di Ruang Teratai, Istana Kepresidenan Bogor.

Keempat dokumen yang telah disepakati Indonesia-Filipina yaitu:

1. Rencana Aksi Kerja Sama Bilateral atau Plan of Action (PoA) RI-Filipina Tahun 2022-2027

Rencana Aksi ini merupakan dokumen strategis yang menjadi rujukan upaya peningkatan kerja sama bilateral kedua negara. Rencana Aksi ini meliputi berbagai kegiatan strategis yang konkret pada bidang politik, hukum, dan keamanan, ekonomi, budaya, pariwisata, konsuler, perlindungan, dan saling dukung pencalonan di lembaga internasional.

Dokumen ini ditandatangani oleh Menteri Luar Negeri RI Retno LP Marsudi dan Menteri Luar Negeri Filipina Enrique A. Manalo.

Baca Juga: Ini yang Dilakukan Presiden Jokowi dan Ferdinand Marcos Saat Bertemu di Bogor Hari ini

2. Persetujuan Kerja Sama di Bidang Pertahanan dan Keamanan atau Agreement on Cooperative Activities in the Field of Defense and Security

Persetujuan ini merupakan pembaruan dari perjanjian kerja sama pertahanan RI-Filipina yang ditandatangani pada tahun 1997. Area kerja sama mencakup latihan dan operasi bersama, pengembangan sumber daya manusia, pengembangan teknologi pertahanan, dan kerja sama logistik guna mewujudkan keamanan di wilayah kedua negara.

Dokumen ini ditandatangani oleh Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto dan Plt. Menteri Pertahanan Filipina Jose Faustino Jr.

3. Nota Kesepahaman Bidang Kerja Sama Kebudayaan atau MoU on Cultural Cooperation

Nota kesepahaman ini bertujuan untuk pengembangan kerja sama budaya yang mencakup area partisipasi pada festival seni (film, musik, pameran buku, dan lain lain), penerjemahan karya sastra, pencegahan perdagangan ilegal terhadap benda budaya, dan kerja sama lainnya yang disepakati.

Dokumen ini ditandatangani oleh Menteri Luar Negeri RI Retno LP Marsudi dan Menteri Luar Negeri Filipina Enrique A. Manalo.

Baca Juga: Kominfo Minta Operator Seluler Tanggung Jawab Atas Kebocoran 1,3 Miliar Data Pengguna SIM Card

4. Nota Kesepahaman dalam Pengembangan dan Promosi Ekonomi Kreatif atau MoU for Cooperation in the Development and Promotion of the Creative Economy

Nota kesepahaman ini memfasilitasi kerja sama pengembangan dan promosi industri kreatif kedua negara mencakup jasa kreatif, audio visual, seni, buku, media, dan bentuk lain yang disepakati. Kedua negara akan membentuk Indonesia–Philippines Joint Task Force guna melakukan monitoring dan evaluasi terhadap implementasinya.

Dokumen ini ditandatangani oleh Menparekraf RI Sandiaga Salahuddin Uno dan Menteri Perdagangan dan Perindustrian Filipina Alfredo E. Pascual.***

Editor: Rifki Abdul Fahmi

Sumber: Setkab


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah

x