[HOAKS] Viral Jemaah Padang Sumbar Berangkat Haji 2020

12 Juli 2020, 09:01 WIB
Foto Hoaks jemaah haji Padang Sumatera Barat berangkat ke Bandara untuk selanjutnya menuju Tanah Suci menunaikan haji tahun 2020. *Kemenag / dok /

PRFMNEWS - Sebuah foto mendadak viral di media sosial, yang memuat informasi bahwa ada rombongan jemaah haji Padang Sumatera Barat berangkat ke Bandara untuk selanjutnya menuju Tanah Suci menunaikan haji.

Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Sumatera Barat H. Hendri memastikan, bahwa informasi tersebut tidak benar alias hoaks.

"Ini tidak benar. Melihat dari foto yang beredar di media sosial, sudah jelas itu hoaks. Sebab, itu foto tahun 2018 oleh Robbyrotanayulian. Coba amati foto itu baik-baik," tutur Hendri dilansir laman Kemenag, Sabtu (11/7/2020).

Baca Juga: Masih Ada Kerumunan Warga, Pemkot Bandung Buka Kemungkinan Tutup Ruas Jalan Lain

Dari hasil penelusuran, foto itu pernah diunggah oleh akun istagram Robbyrotanayulian pada 19 Agustus 2018. Unggahan itu disertai keterangan “Kita nikmati kebersamaan yg indah ini walau entah sampai kapan kita slalu bersama”.

Foto tersebut juga disertai watermark tahun 2018 dan pada bus tertera spanduk bertuliskan Rombongan Jamaah Haji Kabupaten Sijunjung.

"Jadi itu bukan foto jemaah tahun ini. Sebab, tahun 2020, Indonesia tidak memberangkatkan jemaah haji," tegas Hendri.

Baca Juga: Sekolah di Kota Bandung Pastikan Kesiapan Fasilitas MPLS Daring

Kemenag telah menerbitkan Keputusan Menteri Agama (KMA) No. 494 Tahun 2020 tentang Pembatalan Keberangkatan Jemaah Haji pada Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 1441 H/2020 M.

Kanwil Kemenag Sumbar sendiri sudah mensosialisasikan kebijakan ini ke 19 Kankemenag Kabupaten/Kota sejak Juni 2020.

Karenanya, Hendri menegaskan bahwa tidak benar ada pemberangkatan jamaah haji asal Padang Sumatera Barat pada Tahun 2020. Informasi yang beredar di media sosial itu berita bohong belaka atau hoaks.

Baca Juga: Cara dan Syarat Membuat Surat Pindah Datang

"Saya mengimbau masyarakat Sumatera Barat, agar berhati-hati dan harus teliti mencermati setiap informasi yang diperoleh atau yang beredar di medsos. Pastikan kebenarannya sebelum dishare kepada orang lain, agar terhindar dari hoax yang akan meresahkan masyarakat," imbuhnya.

"Saring sebelum sharing agar kita semua terhindar dari menyebarkan berita tidak benar," tandasnya.***

Editor: Rifki Abdul Fahmi

Tags

Terkini

Terpopuler