Open BO Berujung Pembunuhan di Apartemen Cihampelas, Video CCTV Jadi Kunci Penangkapan Pelaku

- 16 April 2024, 12:30 WIB
Kapolrestabes Bandung Kombes Pol. Budi Sartono saat memberikan keterangan pers terkait pengungkapan kasus temua mayat wanita di lantai 10 Apartemen Jarrdin Jalan Cihampelas Kota Bandung.
Kapolrestabes Bandung Kombes Pol. Budi Sartono saat memberikan keterangan pers terkait pengungkapan kasus temua mayat wanita di lantai 10 Apartemen Jarrdin Jalan Cihampelas Kota Bandung. /Tangkapanlayar Instagram @polrestabandung/

BANDUNG, PRFMNEWS – Polisi telah menangkap pelaku pembunuhan pekerja seks komersial (PSK) yang terjadi di Apartemen The Jarrdin, Jalan Cihampelas, Kota Bandung, pada momen Lebaran Idul Fitri 1445 H tepatnya Rabu, 10 April 2024.

Rekaman video CCTV di apartemen kawasan Cihampelas Bandung itu menjadi salah satu bukti kuat pengusutan kasus pembunuhan korban seorang wanita bernama Siti Juleha (31) oleh pelaku yang melakukan open BO atau pengguna jasa prostitusi online melalui aplikasi kencan.

Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Budi Sartono mengatakan, penangkapan pelaku yang kini berstatus tersangka pembunuhan seorang wanita PSK di Apartemen The Jarrdin usai melakukan open BO lewat aplikasi kencan online ini berawal dari laporan teman korban.

Baca Juga: Berawal Cekcok, Pembunuhan Wanita di Apartemen Cihampelas Akibat Tarif Open BO Tak Sesuai Janji Awal

Budi Sartono menjelaskan, teman korban berinisial ST melapor kepada Tim Prabu Polrestabes Bandung karena Siti Juleha telah menghilang usai memberi kabar sedang berada di Apartemen The Jarrdin.

Selanjutnya, Tim Prabu langsung bergerak mencari korban di apartemen kawasan Cihampelas Bandung tersebut dan kemudian ditemukan rekaman video CCTV memperlihatkan korban sedang berjalan menuju kamar tersangka yang diketahui berinisial NH (35).

“Sehingga akhirnya dibuka CCTV oleh security apartemen tersebut,” kata Budi, Senin 15 April 2024.

Usai melihat video CCTV, dilakukanlah pengecekan ke kamar tersangka di lantai 10 apartemen tersebut dan ditemukan korban dalam kondisi sudah meregang nyawa.

“Ditemukan seorang wanita meninggal dunia di apartemen tersebut yang akhirnya dilakukan penyelidikan ternyata SJ (Siti Juleha) adalah korban pembunuhan,” ujar Budi.

Baca Juga: Geger Korban Pembunuhan Dikubur di dalam Rumah di Pataruman Bandung Barat

Adapun motif tersangka melakukan pembunuhan terhadap korban, imbuh Budi, karena tidak ada kesepakatan harga dalam jasa prostitusi yang ditawarkan SJ kepada NH.

“Akhirnya terjadi cekcok mulut antara tersangka dengan korban yang akhirnya terjadi perkelahian dengan (tersangka) mencekik leher korban sehingga kehilangan nafas,” jelasnya.

Budi menambahkan, setelah menemukan korban tewas dengan luka cekik di leher, pihaknya langsung melaksanakan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan melakukan pengejaran terhadap tersangka.

“Tim melakukan pengejaran terhadap pelaku karena telah diidentifikasi bahwa pelaku menyewa apartemen tersebut kurang lebih selama satu bulan. Kemudian dalam waktu kurang 1x24 jam berhasil ditangkap di Jakarta, di daerah Melawai,” beber dia.

Akibat perbuatannya, tersangka NH dijerat Pasal 338 dan 351 ayat 3 KUHP tentang penganiayaan yang mengakibatkan hilangnya nyawa seseorang dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara.***

Editor: Rifki Abdul Fahmi


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah