Hujan Meteor Bootid Terjadi Malam Ini, Seakan Semesta Ikut Rayakan Liverpool Juara

- 27 Juni 2020, 21:05 WIB
ILUSTRASI Hujan Meteor.* Info astronomy / Jim McCormack

PRFMNEWS - Observatorium Bosscha mengabarkan puncak hujan meteor Bootid berlangsung pada Sabtu 27 Juni malam.

Hujan meteor akan menampilkan momen terbaiknya sekitar pukul 20.00 WIB. Saat itu, titik radiant berada di titik paling tinggi di langit.

Baca Juga: PSBB Jabar Selesai, Syarat Bagi Pengunjung Pangandaran Tetap Sama, Wajib Bawa Surat Bebas Covid-19

Staf Observatorium Bosscha, Yatny Yulianty mengatakan hujan meteor ini terjadi ketika pada satu malam jumlah meteor terlihat lebih banyak dibanding malam sebelumnya.

Menurutnya, hujan meteor ini terjadi karena batuan yang datang dari serpihan komet yang sedang mendekat ke arah matahari.

"Sisa-sisa batuan komet ini bisa masuk dan tertarik ke gravitasi bumi. Batuan itu masuk ke atmosfer kita, sehingga jumlah meteornya bisa jauh lebih banyak dibanding hari lain," kata Yatny saat On Air di Radio PRFM 107.5 News Channel.

Baca Juga: Dapat Restu dari Walikota, Grab Segera Ajukan Surat Agar Bisa Angkut Penumpang Lagi

Ia mengatakan, hujan meteor terjadi secara berkala, se-priodik, tergantung pada komet yang sedang melewati matahari.

Hujan meteor ada yang terjadi tiap tahun, tiap bulan, atau pada periode yang cukup panjang.

Halaman:

Editor: Rifki


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X