Kota Bandung Gencarkan Urban Farming Guna Wujudkan Kemandirian Pangan

- 6 September 2020, 11:00 WIB
 PEDAGANG melintasi kebun warga di Jalan Cipedes Hilir, Kota Bandung, Jumat (26/772019).Pemerintah Kota Bandung menyiapkan program urban farming bersama pakar dari Institut Teknologi Bandung.
PEDAGANG melintasi kebun warga di Jalan Cipedes Hilir, Kota Bandung, Jumat (26/772019).Pemerintah Kota Bandung menyiapkan program urban farming bersama pakar dari Institut Teknologi Bandung. /ARMIN ABDUL JABBAR//

PRFMNEWS – Pemerintah Kota Bandung tengah gencar menggalakan kegiatan urban farming. Hal itu dilakukan guna menjaga ketahanan pangan dan mewujudkan kemampuan kemandirian pangan bagi warga Kota Bandung.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Dispangtan) Kota Bandung, Gin Gin Ginanjar mengakui jika kota Bandung bukan merupakan daerah produsen pangan. Sehingga urban farming dipilih untuk menjadi jalan keluarnya.

“Kota Bandung secara karakter merupakan bukan daerah produsen. Hampir 96% pangan yang ada di kota Bandung itu dari luar kota Bandung. Begitu besar ketergantungan daging ayam, sapi, telur, sayuran buah-buahan dan lain sebagainya,” kata Gin Gin saat on air di Radio PRFM 107,5 News Channel, Minggu (6/9/2020).

Baca Juga: Ini Cara dan Teknik yang Mudah Tanam Hidroponik di Lahan Sempit

Menurutnya, urban farming adalah langkah yang tepat dilakukan bagi warga kota Bandung. Pasalnya, lahan yang sempit yang ada di tempat tinggal warga saja bisa disulap menjadi lahan budidaya pangan.

“Sebuah keniscayaan kota Bandung yang bukan kota produsen untuk punya kemandirian pangan. Sehingga strategi urban farming itu menjadi penting. Dengan lahan yang sempit kita memanfaatkannya dengan urban farming sehingga kemampuan untuk menghasilkan pangan sendiri bisa menghasilkan ketahanan pangan bagi keluarga,” jelasnya.

Untuk itu, Dispangtan kota Bandung memberikan perhatian khusus bagi program urban farming.

Baca Juga: Kemendagri Ingatkan Bakal Tindak Tegas Kerumunan Massa Saat Pendaftaran Bapaslon

“Program urban farming menjadi prioritas di Kota Bandung untuk dikembangkan,” jelasnya.

Gin Gin menambahkan, belakangan ini di tengah pandemi Covid-19 dimana warga banyak diam di rumah membuat program urban farming kembali digemari.

“Sekarang orang lebih banyak di rumah, jadi lebih mencintai tanaman. Walaupun sebetulnya kota Bandung sudah merintis ini cukup lama dari mulai 2015. Memang perkembangan yang begitu pesat, hampir semua keterwakilan di komunitas, kelurahan, RW/RT itu sudah tumbuh semangat untuk memanfaatkan lahan tidak produktif untuk dimanfaatkan untuk menanam urban farming,” kata Gin Gin.

Baca Juga: Cuaca Bandung Raya Cerah Berawan Sepanjang Hari Ini 6 September 2020

Selain itu, sebagai langkah pemerintah untuk mengajak masyarakat mengikuti program ini. Dispangtan Kota Bandung telah melakukan sosialisasi dan pendampingan terhadap warga yang hendak melaksanakan urban farming di wilayahnya.

“Kita melakukan sosialisasi dan pendampingan. Pada saat itu memang ada pemberian stimulus baik berupa benih dan lain sebagainya, untuk menyemangati proses urban farming,” tutupnya.***

Editor: Rifki Abdul Fahmi


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah

x