Yana Mulyana Sesalkan Seorang Kepala Sekolah di Kota Bandung Diduga Terlibat Politik Praktis

- 11 Oktober 2022, 07:00 WIB
Wali Kota Bandung Yana Mulyana
Wali Kota Bandung Yana Mulyana /Adpim Kota Bandung/

PRFMNEWS - Wali Kota Bandung Yana Mulyana buka suara terkait kabar dugaan seorang kepala sekolah di salah satu SMP Negeri di Kota Bandung yang diduga terlibat kegiatan partai politik (parpol).

Yana Mulyana menegaskan akan menindak atau menerapkan sanksi tegas bagi ASN termasuk oknum kepala sekolah yang terbukti melanggar aturan yakni terlibat politik praktis.

Yana Mulyana mengaku sangat menyesal dengan sikap Kepala sekolah salah satu SMP di Kota Bandung yang diduga terlibat dalam kegiatan salah satu partai politik.

Baca Juga: Yana Mulyana Bentuk Kampung Siaga Bencana Guna Kurangi Dampak Buruk Cuaca Ekstrem di Kota Bandung

Yana menyebut ada regulasi yang melarang kepala sekolah terlibat dalam kegiatan partai politik.

"Ada regulasi soal ASN kalau terlibat dalam kegiatan parpol. Kampanye saja tidak boleh di sekolah. ASN tidak boleh berpolitik," ujarnya di Hotel Grandia, Senin 10 Oktober 2022.

Menurutnya Kepala Sekolah SMP tersebut pernah mengundang orang tua siswa untuk menghadiri Sosialisasi dan Diskusi Program Indonesia Pintar yang digelar oleh salah-satu parpol.

"Tentunya kami menyesalkan ada program Indonesia Pintar ini parpol melakukan satu kegiatan yang melibatkan ASN karena dia kepala sekolah SMPN 16," ujarnya.

Baca Juga: Polda Jabar Bahas SOP Pertandingan Sepak Bola yang Aman dan Selamat

"Dan kami menyesalkan tempatnya harus di kantor parpol itu seolah-olah itu kegiatan atau bantuan program dari parpol," imbuhnya.

Ia memastikan dugaan pelanggaran tersebut akan diproses sesuai peraturan perundangan-undangan.

"Ini sedang berproses, sudah dimintai keterangan, membuat surat pernyataan," ungkapnya.

Sebelumnya Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung Hikmat Ginanjar sangat menyesalkan munculnya undangan kepada orang tua siswa dari Kepala SMPN 16 Bandung untuk menghadiri kegiatan Sosialisasi dan Diskusi Program Indonesia Pintar di salah satu partai.

“Saya menyesalkan hal ini terjadi, tentu ASN tidak boleh terlibat dalam kegiatan-kegiatan para pemangku kepentingan. Hal ini telah kami sampaikan saat sosialisasi Program Indonesia Pintar (PIP) di Hotel Atlantik,” tuturnya.

Baca Juga: Cocok Jadi Lokasi Wisata Keluarga, Balong Geulis Sumedang Bakal Tambah Sejumlah Wahana Menarik Baru

Hikmat mengaku sudah memberikan teguran kepada Kepala Sekolah SMPN 16. Menurutnya masalah ini sekaligus sebagai pembelajaran bagi seluruh ASN di lingkungan pendidikan agar tidak terjadi lagi hal-hal serupa.

Hikmat menyampaikan, Dinas Pendidikan Kota Bandung telah menyosialisasikan pengelolaan Program Indonesia Pintar di Kota Bandung, pada 14-15 September 2022 lalu.

Sementara itu Kepala Sekolah SMPN 16 meminta maaf atas kelalaiannya sebagai ASN yang tidak sengaja melanggar aturan sehingga seolah-olah memihak kepada partai tertentu, serta akan menerima segala konsekuensinya dan siap menindaklanjuti proses selanjutnya.***

Editor: Rifki Abdul Fahmi


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah