6 Fakta Kebakaran Gedung K-Link Gatsu Jakarta, Dugaan Penyebab hingga Jumlah Korban

- 16 Juli 2023, 08:00 WIB
Kebakaran Gedung K-link Setiabudi Jakarta Selatan./Twitter: @Badan NetizenIndz
Kebakaran Gedung K-link Setiabudi Jakarta Selatan./Twitter: @Badan NetizenIndz /

PRFMNEWS - Kebakaran melanda Gedung K-Link Tower, Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Kuningan Timur, Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan, Sabtu 15 Juli 2023.

Sudin Gulkarmat Jakarta Selatan yang menangani pemadaman kebakaran gedung K-Link Tower di kawasan Gatot Subroto pada Sabtu pagi menyampaikan enam fakta.

Fakta pertama terkait korban kebakaran gedung K-Link ini. Perwira Piket Sudin Gulkarmat Jakarta Selatan Deni Andreas mengatakan, dua orang mengalami luka bakar ringan.

Baca Juga: Dua Orang Alami Luka Bakar dalam Peristiwa Kebakaran Gedung di Jalan Gatot Subroto

Dua orang korban luka akibat kebakaran tersebut ialah H (57) yang bekerja sebagai juru masak Cafe Canai dan D (23), pengunjung Cafe Canai yang berada di lantai 7 K-Link Tower.

Kedua, Deni menyebut dugaan sementara penyebab kebakaran di gedung perkantoran K-Link Tower itu adalah api dari kompor gas di kantin (Cafe Canai).

"Info api berawal dari tabung gas cafe canai yang berada di lantai tujuh, lalu merambat ke videotron di luar bangunan dan merambat hingga lantai 16. Lantai yang terdampak api 10 lantai," kata Deni, dikutip dari ANTARA, Sabtu 15 Juli 2023.

Baca Juga: Pasar Cimol Gedebage Bandung Sudah Beroperasi Pasca Kebakaran

Ketiga, peristiwa kebakaran gedung K-Link Jakarta itu diketahui berdasarkan laporan masyarakat kepada Command Center Damkar pukul 10.03 WIB. Pada 10.10 WIB, armada damkar sudah tiba di lokasi untuk memulai proses pemadaman.

Keempat, Deni menuturkan, proses pemadaman kobaran api tahap awal dilakukan oleh internal dan anggota damkar menggunakan sistem proteksi gedung. Sabtu siang api berhasil padam dan proses pendinginan berlangsung hingga sore hari.

Kelima, Kepala Sudin Gulkarmat Jakarta Selatan Syamsul Huda menambahkan, sebanyak 22 mobil pemadam dikerahkan untuk memadamkan api di gedung K-Link Tower.

Baca Juga: DPRD Jabar Desak Pemprov Soal Nasib Honorer

"Kami juga mengerahkan 115 personel untuk memadamkan api," ujar Syamsul.

Keenam, Syamsul menyebut kobaran api dan asap hitam yang sempat membumbung tinggi sudah bisa dilokalisir pada Sabtu siang.

"Status kuning (sudah dilokalisir) pada pukul 11.00 WIB," ucapnya.***

Editor: Rizky Perdana


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah