Jangan Panik, Stok Oksigen untuk Pasien Covid-19 di Kota Bandung Masih Aman

- 30 Juni 2021, 12:34 WIB
Ilustrasi tabung oksigen.
Ilustrasi tabung oksigen. /Pixabay/12019

 

PRFMNEWS - Ketersediaan stok tabung oksigen untuk pasien di rumah sakit di Kota Bandung dipastikan masih aman hingga saat ini.

Meski terjadinya lonjakan kasus pasien Covid-19 yang dirawat di rumah sakit, tapi sejumlah produsen tempat pengisian oksigen di Bandung mengakui stok dalam keadaan aman.

"Alhamdulillah perlu diluruskan dengan berita yang pasokan oksigen menipis, berdasarkan pantauan kami ke beberapa filling station oksigen di Kota Bandung dalam posisi ketersediaan yang aman," kata Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung, Elly Wasliah saat on air di Radio 107,5 PRFM News Channel, Rabu 30 Juni 2021.

Baca Juga: Menkes Jamin Pasokan Oksigen Untuk Rumah Sakit di Indonesia Cukup

Elly menyebutkan ada tiga filling station oksigen di Kota Bandung yang menyalurkan oksigen untuk banyak rumah sakit yakni, Aneka Gas Industri, Samator Gas Industri, dan Trijaya Gasesindo.

Ketiga filling station itu sudah bekerjasama dengan banyak rumah sakit di Kota Bandung untuk menyediakan oksigen bagi pasien.

Adapun jika ada rumah sakit yang kekurangan pasokan oksigen, maka bisa jadi tidak bekerjasama dengan filling station, melainkan dengan agen.

Baca Juga: Polri Akan Cek Ketersediaan Tabung Oksigen Demi Cegah Kelangkaan

"Makanya kita harapkan RS yang bermitra dengan agen sebaiknya dengan filling station agar pasokan lebih aman," imbuhnya.

Terkait adanya peningkatan permintaan, Elly mengakui saat ini alokasi distribusi oksigen sudah dialihkan 95 persen untuk medis dan sisanya industri. Sedangkan sebelumnya 75 persen untuk industri dan medis hanya 25 persen.

Baca Juga: Ganjar Pranowo Tegaskan Stok Oksigen di Jateng Aman, Rumah Sakit Tak Perlu Panik

Tak hanya itu, ketiga filling station itu juga mengaku sudah meningkatkan jumlah produksi oksigen hingga 7.000 m3 per hari, atau mampu melayani seribu tabung oksigen setiap hari.

"Pada Juni ini mereka meningkatkan pasokan, unutk 1 filling station rata-rata 5-7 ribu m3, jika satu tabung medis isi rata-rata 6 m3, jadi 1 hari bisa layani seribu tabung per hari," tegasnya.***

Editor: Rizky Perdana


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah

x