Tiba di Indonesia, Menag Pastikan Tetap Pantau Fase Akhir Pelaksanaan Haji

- 8 Juli 2023, 10:17 WIB
Menag Yaqut Cholil Qoumas
Menag Yaqut Cholil Qoumas /kemenag

PRFMNEWS - Menteri Agama Republik Indonesia Yaqut Cholil Qoumas memastikan akan memantau fase akhir pelaksanaan haji. 

Ia juga akan terus memantau penyelesaian beberapa masalah yang terjadi selama penyelenggaraan haji. Salah satu hal yang terus dipantau oleh Menag adalah masalah Armina (Arafah, Muzdalifa, Mina).

“Alhamdulillah, proses puncak haji sudah terselesaikan dengan baik, walaupun kita tahu ada kekurangan sana-sini ada beberapa peristiwa yang tidak mengenakan jemaah mulai di Arafah, Muzdalifa, dan Mina (Armina),” ungkap Menag usai tiba di Indonesia, Jumat 7 Juli 2023 dikutip dari situs Kementerian Agama.

Baca Juga: Kemenag Akan Langsung Lakukan Persiapan Penyelenggaraan Ibadah Haji 2024

Menag menyampaikan, untuk permasalahan Armina kita akan menunggu pertanggungjawaban dari Mashariq, pihak swasta penyedia layanan yang ada di Saudi Arabia.

Menag menjelaskan, bahwa dirinya sudah secara langsung bertemu dengan Mashariq dan sudah menuntut hak-hak Jemaah Indonesia.

“Saat ini mereka sedang melakukan investigasi, seharusnya hari ini keluar hasilnya sesuai dengan yang dijanjikan, tanggal 7 ini dijanjikan, kita akan cek apakah sudah selesai atau belum,” katanya.

Baca Juga: Setiap Jemaah Dapat 10 Liter, Begini Skema Distribusi Air Zamzam Bagi Jemaah Haji Indonesia

Hasil investigasi tersebut, lanjut Menag akan ditindaklanjuti serta dijadikan bahan koreksi dan evaluasi untuk layanan Haji di waktu akan datang.

Selain permasalah Armina, Menag juga telah mengantisipasi pergerakan Jemaah ke Madinah. “Kemarin, sebelum saya kembali ke tanah air kita melakukan exit meeting dengan seluruh jajaran untuk menyiapkan segala sesuatunya termasuk dengan tambahan petugas di Madinah,” ungkapnya.

Ia menilai pergerakan Jemaah di Madinah juga merupakan hal krusial dalam pelaksanaan haji. Ia menjelaskan, bahwa lingkungan masjid nabawi biasanya menjadi titik perhatian dengan banyaknya Jemaah yang tersesat.

“Kita tahu masjid Nabawi itu pintunya luas, pintunya banyak dan nyaris sama, saya minta petugas memaksimalkan layanan di situ,” katanya.

Baca Juga: Kuota Haji Indonesia Tahun 2024 Mencapai 221 Ribu, ini Tahapan Penyelenggaraan Haji Tahun Depan

Beberapa layanan seperti titik-titik tertentu agar disiapkan petugas. Hal tersebut sudah secara detil diskenarionakan guna mengantisipasi jemaah yang tersesat. “Semua sudah diantisipasikan dan dipastikan. Insyaallah akan berjalan lancar,” lanjutnya.

Ia pun berharap, semua Jemaah haji Indonesia tetap sehat dan lancar dalam menjalankan ibadahnya, sehingga pulang dengan selamat dengan menyandang haji yang mabrur.***

Editor: Rizky Perdana


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah