BMKG Sebut Bandung Mulai Masuki Kemarau

22 Juni 2020, 09:52 WIB
Para petani di Soreang, Kabupaten Bandung mulai memanen padi di awal Maret 2020, Minggu (8/3/2020) *Rifki Abdul Fahmi/PRFM /*Rifki Abdul Fahmi/PRFM/

PRFMNEWS - Dalam beberapa hari terakhir, hujan di wilayah Bandung dan sekitarnya relatif ringan. Bahkan sempat beberapa hari tak ada hujan di wilayah Bandung.

Prakirawan BMKG Bandung Maulana Mustaqiem mengatakan, hal ini terjadi karena adanya angin yang cukup kencang bertiup di wilayah Bandung.

"Karena angin kencang, sehingga hujannya jadi sebentar, terus awan konvektifnya tidak terlalu banyak," kata Maulana saat on air di Radio PRFM 107.5 News Channel, Senin (22/6/2020).

Disebutkan Maulana, saat ini wilayah Bandung dan sekitarnya tengah berada di awal musim kemarau. Hal ini terjadi karena mulai berkurangnya intensitas hujan di Bandung.

Baca Juga: Pemkab Bandung Akan Rapid Test Pengemudi Ojek Online, Ojek Pangkalan, dan Sopir Angkot

"Hujan seperti ini diprediksi di bulan Juni," ujarnya.

Maulana menjelaskan, salah satu tanda memasuki musim kemarau adalah terjadinya hujan dalam satu bulan di bawah 50 milimeter.

Meski memasuki musim kemarau, Maulana memastikan jika masih akan tetap ada hujan. Hanya saja, intensitasnya tak akan tinggi.

Baca Juga: Mulai Juni ini, Pencatat Meter Listrik Kembali Datangi Rumah Pelanggan

"Di musim kemarau tak selamanya tak ada hujan, masih ada hujan," urainya.

Selain itu, salah satu tanda kemarau lainnya adalah adanya angin yang cukup kencang yang bertiup di wilayah Bandung.***

Editor: Rifki Abdul Fahmi

Tags

Terkini

Terpopuler