RS di Kabupaten Bandung Siapkan Ruangan Khusus untuk Caleg Stres Akibat Gagal di Pemilu 2024

- 28 November 2023, 13:30 WIB
RSUD Soreang dengan nama baru RSUD Otto Iskandar Dinata diresmikan oleh Bupati Bandung hari ini, Kamis 28 Januari 2021.
RSUD Soreang dengan nama baru RSUD Otto Iskandar Dinata diresmikan oleh Bupati Bandung hari ini, Kamis 28 Januari 2021. /BUDI SATRIA/PRFM

PRFMNEWS - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Oto Iskandar Dinata (Otista), Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat sudah menyiapkan 10 ruangan khusus bagi calon anggota legislatif (caleg) yang mengalami gangguan kejiwaan akibat gagal pada Pemilu 2024.

Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa RSUD Otista Kabupaten Bandung dr. Marsudi, Sp.KJ(K) mengatakan 10 ruangan ini disiapkan sebagai ruang isolasi khusus untuk memberikan pelayanan kepada caleg mengidap depresi usai menerima kenyataan dirinya tidak terpilih menjadi anggota legislatif di Pemilu 2024.

“Kalau setiap ada kegiatan Pemilu, kita selalu menyiapkan ruangan dan tempat pemeriksaan untuk caleg-caleg yang mengalami stres setelah Pemilu, terutama bagi caleg-caleg yang kalah,” kata Masudi, dikutip prfmnews.id dari ANTARA, Senin 27 November 2023.

Baca Juga: RSUD Soreang Siapkan Ruangan Khusus Bagi Caleg yang Mengalami Gangguan Jiwa Usai Pemilu

Marsudi menuturkan bahwa penyediaan ruang khusus caleg kalah sudah dilakukan RSUD Otista sejak Pemilu 2019 lalu. Meski saat Pemilu 5 tahun lalu, tidak ada caleg gagal yang depresi hingga harus masuk ke rumah sakit.

“Kita persiapkan ini karena beberapa caleg itu kadang-kadang ada beberapa yang dia bercita-cita terpilih, harapannya besar, kenyataannya dia gagal. Nah, itu yang kita antisipasi dengan menyiapkan ruangan dan tempat pemeriksaan,” ungkapnya.

Dia menyebut pada Pemilu 2024 ini pihaknya telah menyiapkan 10 ruangan di mana jumlah tersebut telah bertambah dari Pemilu 2019 yang hanya disiapkan sebanyak 5 ruangan khusus.

Baca Juga: Cek Nama Caleg DPRD Kabupaten Bandung di Sini, Ada 802 Orang

“Ini sebagai langkah untuk mengantisipasi siapa tahu ada caleg yang mengalami gangguan jiwa. Karena di pemilihan umum saat ini, sepertinya pesertanya lebih banyak dari pemilu sebelumnya,” kata dia.

Ia memastikan pihak rumah sakit akan merahasiakan identitas caleg gagal yang mengalami gangguan kejiwaan saat menjalani perawatan di RSUD Otista Kabupaten Bandung.

Lebih lanjut, Marsudi mengatakan pihaknya pun telah memberikan sosialisasi sebelum para caleg mendaftar guna mempersiapkan kejiwaan apabila gagal dalam pemilihan legislatif tersebut.

“Kita telah memberikan saran-saran supaya mereka jangan sampai nanti setelah pemilu mengalami gangguan. Misalnya harus banyak rileks, olahraga, jangan tegang-tegang dan harus banyak bersosialisasi juga,” beber Marsudi.***

Editor: Rifki Abdul Fahmi


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah