Ribuan Siswa Lakukan Kecurangan PPDB Jabar, Ubah Domisili di Kartu Keluarga

- 17 Juli 2023, 10:40 WIB
Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil.
Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil. /Humas Jabar/

PRFMNEWS - Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil menyatakan sebanyak 4.791 siswa dibatalkan diterima dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Jabar 2023.

Dalam keterangan yang diunggah di instagram pribadinya @ridwankamil, 4 ribu lebih siswa itu dibatalkan lolos dalam PPDB 2023 dikarenakan melakukan kecurangan.

Para siswa yang dibatalkan itu merupakan pada siswa SLB dan SMA/SMK di Jabar yang diketahui melakukan kecurangan dengan melakukan perubahan domisili di Kartu Keluarga (KK).

Baca Juga: Bima Arya: Masih Ditemui Kecurangan dan Manipulasi Data pada Sistem Zonasi PPDB

"4.791 SISWA DIBATALKAN, Keikutsertaannya dalam PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru) 2023 di level SMA/K dan SLB karena melakukan kecurangan dengan membohongi dan mengubah domisili di Kartu Keluarga," buka Kang Emil dalam keterangan unggahannya dilihat Senin, 17 Juli 2023.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Ridwan Kamil (@ridwankamil)

Meski sudah ada data ini, Kang Emil memastikan tim pengaduan PPDB Jabar akan terus melakukan investigasi lanjutan untuk mencari kecurangan lainnya.

Dijelaskan dia, sistem zonasi dibuka adalah untuk memudahkan warga mengakses pendidikan.

Baca Juga: Hasil PPDB Kota Bandung 2023, Masih Ada Sekolah yang Kuotanya Belum Terpenuhi

"Sistem diciptakan untuk seadil-adilnya akses hak pendidikan dengan mengutamakan warga setempat terdekat," sebutnya.

Dikatakannya, sistem zonasi ini memang masih banyak kekurangan namun setiap tahunnya akan selalu dilakukan evaluasi demi perbaikan.

"Sistem zonasi ini memang masih banyak kekurangan, karenanya akan dilakukan evaluasi untuk dibahas bersama dengan Kemendikbud agar tahun depan bisa lebih adil dan lebih sempurna," pungkasnya.***

Editor: Rifki Abdul Fahmi


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah

x