Victor Axelsen Tidak Menyangka Bisa Kalahkan Kento Momota dengan Mudah di Final Malaysia Open 2022

- 5 Juli 2022, 08:15 WIB
Victor Axelsen
Victor Axelsen /@victoraxelsen/Screenshot instagram

PRFMNEWS - Victor Axelsen kembali meraih gelar juara di Malaysia Open 2022 usai mengalahkan pemain asal Jepang Kento Momota dengan dua gim sekaligus.

Bertanding di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Malaysia pada Minggu, 3 Juli 2022 lalu, Victor menang mudah dengan skor 21-4 dan 21-7 dalam waktu 38 menit.

Dalam permainannya, Momota selalu ditekan oleh Axelsen. Sejak awal, Axelsen memiliki efisiensi dalam menyerang dan pertahanan yang terorganisir dengan baik serta pukulan-pukulan dahsyatnya tak henti-hentinya menemukan garis, sehingga lawannya membutuhkan sesuatu yang dramatis untuk membalikkan keadaan.

Baca Juga: Masuk Tempat Publik Harus Diperketat dengan Scan PeduliLindungi

Akurasi dan kekuatan Axelsen menghiasi penampilannya di lapangan saat itu.

Pertandingan itu adalah penampilan yang luar biasa di bawah kondisi yang sulit, dan pemain Denmark itu dengan cepat menunjukkan hal itu.

“Saya merasa seperti saya mengendalikan drift dan smash saya sangat akurat dan saya merasa sangat nyaman, dan mungkin Kento tidak senyaman hari ini,” kata Axelsen dikutip prfmnews.id dari laman resmi BWF.

Baca Juga: Malaysia Masters Segera Dimulai, Ini Daftar Wakil Indonesia yang Ikut Bertanding

Menurutnya hanya di lapangan ia mendapatkan kepercayaan diri sementara lawan sedang berjuang.

“Setelah kemenangan saya melawan dia di final Denmark Open, saya tahu apa yang harus saya lakukan dan saya datang ke sini dan mencoba bermain secepat mungkin. Itu bekerja dengan sangat baik," katanya.

Axelsen mengatakan dirinya sangat terkejut dengan level yang dimilikinya, bagaimana ia bisa datang ke sana jauh lebih segar daripada yang ditakutkan.

Baca Juga: Soal 46 WNI yang Dipulangkan Ke Tanah Air, Menag Tegaskan Sanksi Tegas Travel Haji yang Tidak Sesuai Aturan

Sementara itu, Momota yang sebelumnya memiliki rekor hebat atas Axelsen, memang memiliki kata-kata kekaguman untuk sang pemenang.

"Dia terlalu bagus hari ini. Aku mencoba mengejar sedikit demi sedikit, tapi dia terlalu kuat. Dia telah membaik; kecepatan dan kualitas tembakannya meningkat di setiap level. Menjelang final saya tidak tegang sama sekali, jadi itu adalah langkah maju yang besar, dan sesuatu untuk diambil.” ujar Momota. ***

Editor: Rifki Abdul Fahmi


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah