Zulhas Ancam Cabut Izin Usaha 11 SPBE yang Ditemukan Curang dalam pengisian LPG 3 Kg, Termasuk Bandung

- 26 Mei 2024, 13:00 WIB
Mendag Zulkifli Hasan (kedua kiri) menunjukan barang bukti gas elpiji 3 kg yang dikurangi isi volumenya ditampilkan di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Elpiji (SPBBE) Tanjung Priok, Jakarta, Sabtu 25 Mei 2024
Mendag Zulkifli Hasan (kedua kiri) menunjukan barang bukti gas elpiji 3 kg yang dikurangi isi volumenya ditampilkan di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Elpiji (SPBBE) Tanjung Priok, Jakarta, Sabtu 25 Mei 2024 /ANTARA FOTO/Erlangga Bregas Prakoso/

PRFMNEWS - Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan meminta untuk menindak tegas pengusaha nakal yang terlibat dalam kecurangan pengisian gas LPG.

Pengusaha yang dimaksud adalah mitra Pertamina yang mengelola Stasiun Pengisian Bahan Bakar Elpiji (SPBBE) atau Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE).

Ada 11 titik Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) diduga terlibat dalam praktik ini, dimana isi gas tidak sesuai dengan ketentuan.

Baca Juga: Kabar Baik! Akses Jalan ke Bendungan Jatigede Diperbaiki

Zulkifli menegaskan, para pengusaha yang terbukti melakukan kecurangan harus segera diingatkan. Jika peringatan tersebut tidak diindahkan, izin usaha mereka harus dicabut sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Nah hari ini kita temukan, harusnya 3 kilogram ternyata isinya antara 2,2 kg sampai 2,8 kg. Sudah ditemukan 11 titik,” kata Mendag dikutip PRFMNEWS dari ANTARA.

Menurut Mendag, 11 SPBE yang terlibat tersebar di wilayah Jakarta Utara, Tangerang, dan sebagian di daerah Bandung.

Baca Juga: Rekomendasi 10 Gerai Bakery di Bandung, Banyak Pilihan Roti, Pastry dan Kue Lezat

SPBE tersebut ditemukan dari hasil uji sampel ketika jajaran Kemendag melakukan pengawasan, dimana terdapat kekurangan 200-700 gram setiap tabung.

Halaman:

Editor: Indra Kurniawan


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah