OPSI Minta Pekerja yang Terkena Corona Tidak di-PHK

- 16 September 2020, 14:15 WIB
Ilustrasi PHK dan Dirumahkan /PIXABAY

PRFMNEWS - Sekjen Organisasi Pekerja Seluruh Indonesia (OPSI), Timboel Siregar meminta pekerja atau buruh yang terjangkit virus Corona (Covid-19) tidak dilakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) oleh perusahaannya.

Dia mengatakan hal itu lantaran saat ini klaster perkantoran meningkat dan pekerja yang terjangkit Corona terancam di-PHK.

Menurutnya, di dalam UU No. 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, pekerja yang sakit tidak boleh di-PHK.

"Tidak boleh PHK karena sakit, itu tertuang di UU Nomor 13 tahun 2003," katanya saat On Air di Radio PRFM 107.5 News Channel, Rabu 16 September 2020.

Baca Juga: Soal BLT Rp600 Ribu, Menaker: Saya Tegaskan, Tidak Ada Upaya Kemnaker Menghambat Penyaluran Subsidi

Dia mengatakan, perusahaan juga wajib menjamin pekerjanya yang terkena Corona untuk melakukan isolasi mandiri.

Tak hanya pekerja, keluarga dari pekerja yang terkena Covid-19 juga mesti mendapat kepastian.

"Harus dipastikan ketika sakit misal OTG, bisa mendapat isolasi mandiri. Terus bagaimana keluarganya ketika sakit," katanya.

Dia juga mendorong perusahaan untuk memberikan sosialisasi kepada pekerja bahwa kalau terkena Corona, biaya perawataan ditanggung oleh pemerintah.

Halaman:

Editor: Rifki


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X