Peserta PPDS Unpad Dapat Insentif dari Menkes, Satu Orang Terima Rp75 Juta

- 15 September 2020, 20:39 WIB
Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto saat memberikan insentif secara simbolik kepada salah satu PPDS FK Unpad di RSHS Bandung, Selasa 15 September 2020. /Dok RSHS Bandung.



PRFMNEWS
- Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Terawan Agus Putranto menyerahkan insentif bagi peserta Program Pendidikan Dokter Sepesialis (PPDS) Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran (FK Unpad) yang bekerja di Masa Pandemi Covid-19 di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, Selasa 15 September 2020.

Pemberian insentif dilakukan secara simbolis dan diterima oleh 10 peserta PPDS perwakilan dari berbagai departemen.

Terawan menyaatakan, Pemerintah Indonesia sangat mengapresiasi peserta PPDS yang tetap melayani di saat Pandemi Covid-19, salah satunya dengan memberikan santunan sebesar Rp12.500.000 per bulan untuk satu peserta PPDS.

Baca Juga: CEK FAKTA: Semua Kecamatan di Kota Bandung Zona Merah Corona?

Insentif ini langsung dibayarkan selama 6 bulan sejak Maret 2020 sehingga satu peserta PPDS total mendapatkan insentif sebesar Rp75.000.000.

Terawan mengharapkan, penerima insentif dapat memanfaatkannya untuk mendukung pendidikan dan mendorong perekoniomian nasional khususnya ekonomi rakyat.

"Ini sebagai bentuk apresiasi kami. Tapi kami sarankan agar uangnya dibelanjakan saja ya, agar dapat ikut menggerakan ekonomi," ungkapnya seperti dikutip prfmnews.id dari keterangan resmi RSHS Bandung.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama RSHS Bandung, Nina Susana Dewi menyampaikan ucapan terima kasih kepada Menkes yang telah memberikan perhatian dan dukungannya kepada para peserta PPDS di RSHS.

Baca Juga: Operasi Yustisi Hari Pertama di Kota Bandung, Ribuan Pelanggar Protokol Kesehatan Kena Sanksi

“Semoga ini menjadi motivasi para PPDS agar lebih semangat, lebih hati-hati dalam memberikan pelayanan, dan lebih baik dalam melayani masyarakat. dr. Nina juga tidak lupa mengingatkan agar PPDS dan seluruh pegawai yang hadir agar tetap menjaga prinsip pelayanan RSHS dalam masa pandemi yaitu tidak tertular dan tidak menularkan,” katanya.

Halaman:

Editor: Rifki


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X