Polri Janji Bakal Transparan dalam Menuntaskan Kasus Djoko Tjandra

- 31 Juli 2020, 07:27 WIB
Buronan kasus korupsi pengalihan hak tagih (cessie) Bank Bali Djoko Tjandra (kiri) yang ditangkap di Malaysia ditunjukkan kepada media saat konferensi pers di kantor Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Kamis 30 Juli 2020. Djoko Tjandra berhasil ditangkap setelah buron selama sebelas tahun mulai dari 2009 hingga 2020 usai divonis dua tahun penjara oleh Mahkamah Agung. /- Foto: ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/aww.

PRFMNEWS – Buronan kasus korupsi pengalihan hak tagih (cessie) Bank Bali, Joko Soegiarto Tjandra alias Djoko Tjandra ditangkap. Dia ditangkap di Malaysia dan dibawa ke Indonesia pada Kamis 30 Juli malam.

Kabareskrim Polri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa pihaknya akan transparan dan obyektif dalam menangani kasus Djoko Tjandra.

"Kami akan transparan dan obyektif untuk menuntaskan apa yang terjadi," kata Komjen Sigit di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kamis 30 Juli 2020.

Baca Juga: Libur Iduladha, Pelayanan SIM di Satpas Polrestabes Bandung Tidak Beroperasi

Dia mengatakan, setiap perkembangan penanganan perkara ini akan disampaikan kepada publik.

Dikutip PRFMNews.id dari ANTARA, Kabareskrim berujar bahwa keberhasilan upaya Polri menangkap Djoko Tjandra merupakan bukti keseriusan Polri dalam menangani kasus ini.

"Ini tentunya menjawab keraguan publik selama ini apa Polri bisa menangkap yang bersangkutan," katanya.

Sigit menegaskan dalam menangani kasus Djoko Tjandra, pihaknya sejak awal telah berkomitmen untuk menangkapnya.

"Dan hari ini, kami tunjukkan komitmen kami bahwa Djoko Tjandra bisa kami amankan dan kami tangkap," kata Kabareskrim.

Halaman:

Editor: Rifki

Sumber: ANTARA


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X