PPDB Sebabkan Anak Stres, Psikolog: Orangtua Harus Bangun Optimisme

- 1 Juli 2020, 09:06 WIB
Ilustrasi stres.

PRFMNEWS - Pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menimbulkan persoalan baru.

Komnas Perlindungan Anak menyampaikan bahwa sejauh ini sudah ada empat laporan percobaan bunuh diri yang dilakukan anak karena tidak lolos masuk ke sekolah negeri impian dalam PPDB.

Psikolog dari Universitas Pancasila (UP) Aully Grashinta mengatakan percobaan bunuh diri terjadi karena anak merasa kecewa, apa yang mereka inginkan tidak tercapai.

"Anak kecewa lantaran merasa sesuatu yang diinginkan tidak tercapai," kata Aully saat On Air di Radio PRFM 107.5 News Channel, Selasa 30 Juni 2020.

Baca Juga: Bruno Fernandes Cetak Brace, Man United Dekati Empat Besar

Aully mengatakan masalah ini lahir karena adanya perubahan sistem PPDB.

Tidak lolosnya anak ke sekolah tujuan terjadi karena berbagai faktor seperti nilai yang tidak cukup, rumah tinggal yang jauh dari sekolah dan aturan usia yang diterapkan oleh beberapa wilayah salah satunya DKI Jakarta.

Menurut Aully, saat ini masyarakat masih berpedoman pada nilai dan angka, bukan pada proses belajar.

"Sebagian besar kita mendidik anak untuk menghargai angka, skor bukan menghargai proses belajarnya," kata Aully.

Halaman:

Editor: Rifki


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X