Kemendagri: Pelaksanaan Pilkada Serentak Tantangan di Tengah Pandemi

- 23 Mei 2020, 08:15 WIB
KAPUSPEN Kemendagri Bahtiar .*/DOK. PUSPEN KEMENDAGRI

BANDUNG (PRFM) – Pandemi Covid-19 yang melanda dunia termasuk Indonesia, hingga saat ini tak dapat diprediksi keberlangsungannya. Di satu sisi, negara dihadapkan pada kehidupan demokrasi yang tetap berjalan demi menjaga keberlangsungan kedaulatan rakyat.

Oleh karena itu, sikap optimisme menjalankan demokrasi menjadi pilihan di tengah wabah seperti ini. Hal itu pula yang ditekankan Plt. Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Bahtiar pada Diskusi online yang digagas Badan Saksi Nasional DPP Partai Golkar, Kamis (21/05/2020).

"Bangsa ini memang harus bangkit, bagaimana menjalankan demokrasi ditengah wabah pandemi Covid-19" kata Bahtiar dalam siaran pers yang diterima PRFM, Sabtu (23/5/2020).

Baca Juga: Penanganan Covid-19, DPR Desak Pemerintah Petakan Pencegahan Korupsi

Diakuinya, wabah Covid-19 yang melanda global memiliki tantangan khusus yang belum pernah dialami penyelenggara Pemilu di belahan dunia manapun.

"Memang seluruh dunia itu trial dan error, kita belajar dari yang sukses dan dari yang gagal, dan semua negara termasuk penyelenggara Pemilu di seluruh dunia belum punya pengalaman menghadapi Pemilu atau pilkada dalam situasi wabah, oleh karena itu memang pertama kali kita menjadi saksi sejarah dunia, jadi kita sama-sama belajar," ujarnya.

Pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 menjadi tantangan demokrasi tersendiri di era ini. Selain menjamin kedaulatan rakyat, pelaksanaan Pilkada juga perlu menjamin keselamatan dan kesehatan masyarakat.

Baca Juga: Polres Garut Siaga 24 Jam di Cek Poin, Hanya Istirahat saat Salat dan Buka Puasa

"Prinsipnya Kemendagri, Kemenkes, Gugus Tugas Covid-19 dan aparat lainnya siap mendukung sepenuhnya, termasuk mempertajam protokol kesehatan yang akan disiapkan dan bagaimana jajaran pemerintahan, masyarakat, layanan kesehatan di lapangan lebih kuat mendukung pelaksanaannya. Saya kira kondisi dan syarat itu bisa diatasi," terangnya.

Halaman:

Editor: Rifki


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X