Anggota DPR: Penerima Manfaat Bansos Harus Tepat Sasaran

- 8 April 2020, 13:27 WIB
Bantuan yang diberikan Pemkot kepada warga miskin di tengah pandemi corona.* TOMMY RIYADI/PRFM

BANDUNG,(PRFM) - Anggota Komisi VIII DPR RI Nurhasan Zaidi menekankan agar pemerintah dalam hal ini Kementerian Sosial (Kemensos) untuk cepat dan jeli menentukan sasaran penerima manfaat bantuan sosial (Bansos).

Terutama Bantuan Langsung Tunai (BLT) bagi keluarga miskin dan rentan yang belum mendapatkan manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) dan Sembako untuk penanggulangan masyarakat terdampak Covid-19.

“Pemerintah harus mensosialisasikan ini sedetail-detainya, terutama sasaran utama dari program-program tersebut yakni diprioritaskan untuk masyarakat yang terdaftar DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial). Jangan sampai masyarakat terluka dan merasa diberikan angin surga. Khawatir menimbulkan kegaduhan dan konflik sosial, ini harus diantisipasi,” ungkap Nurhasan dilansir laman resmi DPR RI, Rabu (8/4/2020).

Baca Juga: 200 Ribu Pemudik dari Jabodetabek Sudah Memasuki Jabar di Masa Pandemi Covid-19

Politisi Fraksi PKS ini memaklumi alasan Kemensos menggunakan DTKS sebagai rujukan utama sasaran untuk program Bansos tersebut.

Tetapi ia juga mengingatkan Kemensos bahwa banyak masyarakat yang tidak terdaftar dalam DTKS juga terimbas dan rentan jatuh miskin. “Ini juga harus menjadi perhatian pemerintah,” tegasnya.

Ia mengapresiasi langkah Kemensos yang sigap me-refocusing program anggaran kementrian untuk mengatasi dampak sosial ekonomi di masa social distancing saat ini.

“Semua harus dilakukan dengan cepat tapi jangan sampai salah sasaran, untuk itu kita minta 7,5 juta KPM (Keluarga Penerima Manfaat) BLT harus benar-benar teralokasikan dengan benar, kita akan terus kawal ini”, ujar Nurhasan.

Baca Juga: Dishub Jabar Siapkan Konsep Pembatasan Transportasi di Bogor, Depok, dan Bekasi

Halaman:

Editor: Rifki

Sumber: DPR


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X