Bogor dalam Kewaspadaan Tinggi Covid, Wakil Walikota: Mudah-mudahan Tidak Tergelincir ke Zona Merah

- 8 Agustus 2020, 22:14 WIB
ILUSTRASI Covid-19 /.*/ Dok. PRFM News

PRFMNEWS - Level kewaspadaan Covid-19 Kota Bogor meningkat dari level rendah atau zona kuning ke level sedang atau zona oranye.

Peningkatan level tersebut tidak terlepas dari naiknya kasus konfirmasi Covid-19 di Kota Bogor.

Wakil Walikota Bogor, Dedie A. Rachim mengatakan, saat ini Bogor dalam kewaspadaan tinggi.

Lokasinya yang berada di kawasan Jabodetabek yang merupakan episentrum penyebaran Corona kata dia, memicu meningkatnya kasus di daerah tersebut.

"Bogor masih dalam kewaspadaan tinggi, mudah-mudahan tidak tergelincir ke merah (zona merah)," katanya saat On Air di Radio PRFM 107.5 News Channel, Sabtu 8 Agustus 2020.

Baca Juga: Banyak Peminta Sumbangan HUT RI di Jalan, Ketua Karang Taruna Kota Bandung: Ada Cara yang Lebih Elok

Dia mengatakan, dalam kondisi Pembatasan Sosial Bersakla Besar (PSBB) transisi, pihaknya mengalami kendala terutama dengan meningkatnya kasus di klaster rumah tangga. Klaster rumah tangga ini sumber penularannya berasal dari luar.

"(Klaster rumah tangga) awalnya berasal dari imported cases (penularan dari luar), mereka yang kerja di DKI (Jakarta) dengan KTP Bogor, atau perjalanan dinas melalui moda transportasi, atau KTP Bogor tapi domisili di zona merah," tambahnya.

Lebih lanjut dia berharap benteng terakhir pertahanan dari Covid-19 yaitu fasilitas kesehatan tidak menjadi klaster. Karena, jika fasilitas kesehatan jadi klaster, maka kondisinya sangat berbahaya.

Halaman:

Editor: Rifki


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X