Sudah Buka Sejak 13 Juni, TWA Gunung Tangkuban Perahu Masih Sepi Pedagang

- 30 Juni 2020, 18:24 WIB
WISATAWAN melakukan swafoto di bibir kawah ratu, Gunung Tangkubanparahu, Kamis, 1 Agustus 2019. Sempat tutup selama hampir sepekan setelah terjadi erupsi, aktivitas pariwisata di Taman Wisata Alam Gunung Tangkubanparahu mulai menggeliat kembali.*/HENDRO HUSODO/PR Hendro Susilo Husodo



PRFMNEWS
– Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Tangkuban Perahu sudah kembali buka sejak 13 Juni 2020 lalu.

Ini menjadi momen kali pertama tempat wisata yang berlokasi di perbatasan Kabupaten Subang dan Kabupaten Bandung Barat itu dibuka kembali, setelah lebih dari dua bulan ditutup akibat pandemi virus corona (Covid-19).

Kendati demikian, operasional TWA Gunung Tangkuban Perahu belum kembali normal seperti sedia kala.

Baca Juga: Bandung Great Sale Siap Digelar Secara Daring

Seperti dikatakan Pengelola TWA Gunung Tangkuban Perahu Putra Kaban, aktivitas jual beli belum sepenuhnya pulih. Hal tersebut disebabkan belum semua pedagang di TWA Gunung Tangkuban Perahu kembali menggelar lapak dagangan.

“Karena biasanya para pedagang itu banyaknya di area parkir kendaraan besar seperti bus. Nah karena bus-bus belum hadir kembali ke TWA Gunung Tangkuban Perahu, jadi para pedagang belum semuanya kembali menggelar lapak dagangan,” katanya saat On Air di Radio PRFM 107.5 News Channel, Selasa (30/6/2020).

Selain itu, jumlah pengunjung di TWA Gunung Tangkuban Perahu masih di bawah 50 persen dari total kapasitas normal. Hingga awal pekan ketiga pembukaan kembali TWA Gunung Tangkuban Perahu, jumlah pengunjung per harinya baru mencapai kisaran 25 persen.

Baca Juga: Update Penanganan Covid-19 di Kabupaten Bandung, 30 Juni 2020

“Menurut kami jumlah ini sudah cukup bagus. Hari ke hari ada kenaikan jumlah pengunjung,” ucap Kaban.

Diperkirakan Kaban, jumlah pengunjung TWA Gunung Tangkuban Perahu akan kembali normal pada Oktober hingga Desember mendatang.***

Halaman:

Editor: Rifki


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X