Sedang dalam Kondisi Prihatin, Wakil Wali Kota Bogor: Tunda Takbir Keliling

- 23 Mei 2020, 11:15 WIB
WARGA melakukan takbir keliling saat melintasi Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Selasa, 4 Juni 2019. Takbiran tersebut dilakukan setelah umat muslim genap menyelesaikan puasa selama 30 hari dan menyambut hari raya Idul Fitri 1440 Hijriah.*/ARMIN ABDUL JABBAR/PR

BANDUNG, (PRFM) – Pemerintah Kota Bogor mengimbau masyarakat untuk tetap di rumah di saat pandemi virus corona (Covid-19). Itu dinilai penting dilakukan agar penyebaran Covid-19 dapat terminimalisir.

Wakil Wali Kota Bogor, Dedie Abdu Rachim mengatakan masyarakat pun diminta untuk menunda takbir keliling jelang hari raya Idulfitri 1441 H/2020. Karena di sisi lain petugas medis terus berusaha untuk menyembuhkan pasien Covid-19.

“Tidak perlu ada takbir keliling, kumpulan massa, dan lain-lain. Kita dalam suasana keprihatinan yang tinggi, kita dalam suasana yang sama. Harus solider ke teman-teman kita, petugas medis yang sedang berjuang,” ungkapnya saat on air di Radio PRFM 107,5 News Channel, Sabtu (23/5/2020).

Baca Juga: Seperti di Bandung, Pasar-Pasar di Bogor Dipadati Pembeli Jelang Idulfitri

Ia pun ingin masyarakat untuk mengikuti anjuran Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk melaksanakan salat ied di rumah masing-masing.

“Sesuai dengan anjuran MUI, kita melaksanakan salat ied di rumah masing-masing. Kemudian hari raya Idulfitri 1441 H ini kan berbeda. Jangan disamakan dengan hari raya sebelumnya,” paparnya.

Baca Juga: New Normal, Masyarakat Indonesia Agak Sulit Diajak Disiplin Tinggi

Dedie menambahkan, silaturahmi bisa dilakukan secara jarak jauh. Sehingga hubungan dengan sanak famili bisa tetap terjaga.

“Sabar dulu, kita doakan orang tercinta dari rumah kita masing-masing. Bersilaturahmi virtual lewat online,” tandasnya.

Halaman:

Editor: Rifki


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X