Lebih dari 1.800 Warga Sumedang ODP, Bupati Minta Pabrik Tutup Sementara

- 26 Maret 2020, 17:18 WIB
Dok Pemkab Sumedang.


BANDUNG, (PRFM) – Pemerintah Kabupaten Sumedang telah mengeluarkan instruksi resmi kepada seluruh perusahaan untuk sementara menghentikan seluruh kegiatan atau aktivitas operasional produksi.

Hal tersebut sebagai upaya Pemerintah Kabupaten Sumedang untuk menanggulangi penyebaran Virus Corona (COVID-19).

Pasalnya hingga Kamis (26/3/2020), sebanyak 1.834 warga Sumedang tecatat sebagai orang dalam pemantauan (ODP) Virus Corona.

“Pabrik-pabrik kami imbau untuk tutup sementara. Pusat-pusat keramaian kita minta tutup. Sekolah-sekolah juga diliburkan sementara,” kata Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir saat On Air di Radio PRFM 107.5 News Channel, Kamis (26/3/2020).

Baca Juga: Update Kasus Virus Corona di Indonesia : 893 Orang Positif COVID-19, 78 Pasien Meninggal Dunia

Dony mengungkapkan, Pemerintah Kabupaten Sumedang telah membentuk tim yang terdiri dari TNI, Polri dan Aparat Kewilayahan untuk menegur warga yang masih beraktivitas di luar rumah.

“Kita juga dibantu TNI dan Polri serta Aparat Kewilayahan untuk melakukan pemantauan dengan cara berkeliling setiap hari baik di wilayah pusat pemerintah Kabupaten Sumedang hingga pelosok,” imbuhnya.

Sementara terkait banyaknya ODP di wilayah Sumedang, Dony menyatakan bahwa daftar tersebut melonjak dikarenakan warga Sumedang yang berada di wilayah Jabodetabek, memutuskan mudik saat pemerintah mengimbau penerapan Social Distancing.

"Di Sumedang satu pasien positif COVID-19. Pasien ini merupakan warga Sumedang yang bekerja di Bandung. Sementara pasien dalam pengawasan (PDP) di Sumedang juga ada satu orang," ungkapnya.


Editor: Rifki

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X