WHO Sebut Penutupan Sekolah Seharusnya jadi Upaya Terakhir dalam Penanganan Pandemi

- 16 September 2020, 20:00 WIB
Ilustrasi Anak Sekolah.*/PRFM /

PRFMNEWS - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan bahwa penutupan sekolah seharusnya menjadi upaya terakhir dalam penanganan pandemi virus corona (Covid-19).

Sebab menurut WHO, penutupan sekolah bisa berdampak negative bagi anak-anak dan remaja.

Dinyatakan WHO, penutupan sekolah seharusnya hanya dilakukan sementara waktu di daerah yang memiliki tingkat penularan virus corona tinggi atau tak terkendali.

Baca Juga: Update 16 September 2020, Tiga Kecamatan di Kabupaten Bandung Bebas Corona

Dirjen WHO, Tedros Ghebreyesus berbicara pada webinar daring bersama UNESCO dan UNICEF pada Selasa 15 September 2020, membahas pertimbangan untuk langkah kesehatan publik terkait sekolah dalam menangani pandemi.

"Data yang kami miliki menunjukkan bahwa kurang dari 10 persen kasus yang dilaporkan dan kurang dari 0,2 persen kematian terjadi pada orang di bawah usia 20 tahun," ucapnya seperti dilansir prfmnews.id dari ANTARA, Rabu 16 September 2020.

Namun demikian, WHO menyebut masih diperlukan riset lebih lanjut mengenai faktor-faktor selain penutupan sekolah yang meningkatkan risiko penularan virus corona di kalangan anak-anak dan remaja.***(Dwi Nurul/PRFM).

Editor: Rifki


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X