WNI yang Menjadi Korban Luka Ledakan di Beirut Lebanon Sudah Diperbolehkan Pulang dari Rumah Sakit

- 5 Agustus 2020, 11:50 WIB
Orang-orang berjalan di tempat ledakan di Beirut pada 4 Agustus 2020. - Sebuah ledakan besar mengguncang ibukota Lebanon, Beirut hari ini, kata seorang koresponden AFP. Ledakan itu, yang mengguncang seluruh bangunan dan memecahkan kaca, terasa di beberapa bagian kota. (Foto oleh Anwar AMRO / AFP) /ANWAR AMRO/AFP

PRFMNEWS - Seorang warga negara Indonesia (WNI) menjadi korban ledakan hebat yang terjadi di Kota Beirut, Lebanon yang terjadi pada Selas 4 Agustus 2020 petang waktu setempat. WNI tersebut merupakan seorang wanita yang bekerja sebagai pegawai tempat SPA di Kota Beirut.

Duta Besar RI untuk Lebanon Hajriyanto Y Thohari mengatakan, lokasi tempat kerja WNI tersebut dengan pusat gempa sekitar 2.5 KM. Menurutnya, dia mengalami luka ringan dan langsung dibawa ke rumah sakit terdekat.

Baca Juga: Penegakan Sanksi Terhadap Warga Tak Bermasker di Kota Bandung Dilakukan Secara Bertahap

"Dia seorang perempuan pekerja SPA, dia mengalami luka dan sudah dibawa ke rumah sakit," kata Hajriyanto saat on air di Radio PRFM 107.5 News Channel, Rabu 5 Agustus 2020.

Kata Hajriyanto, saat ini WNI tersebut sudah diperbolehkan pulang usai mendapatkan penanganan medis. WNI tersebut mengalami luka ringan usai terkena pecahan kaca.

"Sudah ditangani dokter dan sudah diperbolehkan pulang ke apartemennya," ujarnya.

 

Baca Juga: Daftar Harga HP Xiaomi Update Agustus 2020, Mulai dari Rp1 Jutaan Sampai Rp10 Jutaan

Halaman:

Editor: Rifki


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X