Tidak Bisa Mudik Lebaran, Ini Tips Tetap Bahagia dari Pusat Konseling Unpad

- 23 Mei 2020, 09:30 WIB
SEORANG relawan yang mengenakan kostum Spiderman membawa spanduk dengan tulisan "stay home" untuk mencegah penyebaran wabah penyakit coronavirus (COVID-19) di Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia, 17 April 2020.* /Antara Foto / Arnas Padda / via REUTERS / File Photo

BANDUNG, (PRFM) – Masa pandemi virus corona (Covid-19) yang melanda Indonesia menjadikan aktivitas Ramadan dan Hari Raya Idulfitri tahun ini berbeda. Kebijakan pembatasan sosial yang diberlakukan menyebabkan kita harus tinggal di rumah dan tidak diperkenankan untuk melakukan mudik.

Kebijakan ini membuat sejumlah individu, salah satunya mahasiswa yang tertahan tinggal di indekos, tidak bisa pulang ke rumah. Ini menjadikan Idulfitri tahun ini menjadi lebih sepi karena biasanya momentum libur lebaran banyak dimanfaatkan untuk berlibur dan bersilaturahmi dengan sahabat lama.

Bagi yang tinggal di perantauan, akan ada perasaan sedih karena tidak dapat bertemu langsung dengan orangtua maupun orang-orang yang dicintai. Perasaan tersebut normal dirasakan dalam situasi seperti ini. Namun, rasa sedih sebaiknya jangan berkepanjangan, karena ada banyak cara untuk mengatasinya.

Baca Juga: Kemendagri: Pelaksanaan Pilkada Serentak Tantangan di Tengah Pandemi

Dilansir dari laman resmi Universitas Padjadjaran, dua dosen Fakultas Psikologi Univesitas Padjadjaran sekaligus tim Pusat Konseling Unpad Dhini Andriani, M.Psi., dan Tiara Ratih Purboningsih, M.Psi., membagikan tips mengatasi kesedihan sekaligus menjadikan kita lebih produktif dan tetap dekat dengan orang-orang tersayang.

Ada enam tips yang bisa kita lakukan, antara lain:

Baca Juga: Dari 554 Ormas di Kabupaten Sumedang Mayoritas Tergolong Tidak Aktif

  1. Buat janji dengan orang tua dan sahabat-sahabat di kampung halaman untuk melakukan video call. Dokumentasikan saat kita video call lebaran. Ini diperlukan sebagai kenang-kenangan di masa mendatang;
  2. Berikan hadiah kecil untuk dirimu sendiri atau membaginya kepada orang terkasih. Caranya sederhana, misalnya masak untuk keluarga dan mengirimkan ke teman. Ide lainnya membuat kolase foto tentang teman-teman dan keluarga dalam rangka Idulfitri. Hasil karya ini bisa dibagikan ke media sosial;
  3. Dorong komunikasimu ke tahap selanjutnya dengan cara menulis catatan harian bersama dengan sahabat ataupun keluarga. Banyak aplikasi yang dapat digunakan seperti Livejournal.compenzu.comdiary.com, atau Tumblr. Kita dapat menulis lebih bebas, membuat rencana-rencana jika kondisi sudah normal. Pastinya bisa menjadi kenangan 5 atau 10 tahun ke depan;

  4. Rutin berolahraga. Aktivitas ini dapat dilakukan di rumah ataupun indekos. Pagi hari sambil mendapatkan matahari kita latihan 5K. Atau jika tidak suka keluar ruangan, banyak video di youtube yang dapat kita ikuti untuk berolahraga di ruang terbatas dan tanpa alat. Olahraga diketahui meningkatkan hormon endorfin dalam tubuh kita. Hormon ini adalah satu hormon yang berasosiasi dengan kebahagiaan;

Halaman:

Editor: Rifki


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X