Cek Fakta: Penyakit Paru Obstruktif Kronis Bisa Sebabkan Disabilitas?

- 21 Juli 2020, 21:41 WIB
5 Perawatan Efektif dan Mudah Obati Penyakit Paru-paru Obstruktif di Rumah.** /PIXABAY

PRFMNEWS - Penyakit paru obstruktif kronis (PPOK) adalah penyakit peradangan paru yang berkembang dalam jangka waktu panjang.

PPOK menghalangi aliran udara dari paru-paru karena terhalang pembengkakan dan lendir atau dahak, sehingga penderitanya kerap mengalami kesulitan bernapas.

Biasanya, mayoritas penderita PPOK merupakan kalangan usia paruh baya dan kalangan perokok.

Tak jarang muncul pertanyaan dari masyarakat mengenai PPOK. Untuk menjawab rasa ingin tahu masyarakat terhadap PPOP, berikut kami himpun penjelasan dari Kepala Regional Bandung Klinik Jejaring Padjadjaran dr. Dhanyy Kartika Sari mengenai mitos atau fakta terkait PPOK.

1. Mitos atau fakta: Penderita PPOK tidak boleh berolahraga
Jawaban: Mitos

"Pada umumnya, penderita PPOK tidak boleh olahraga merupakan mitos. Penderita PPOK harus benar-benar memilih jenis olahraga yang akan dilakukan. Bisa lakukan aktivitas olahraga ringan, seperti jalan santai,” ujar Dr Dhanny saat On Air di Radio PRFM 107.5 News Channel, Selasa (21/7/2020).

2. Mitos atau fakta: PPOK pada penderita usia lanjut bisa menyebabkan disabilitas?
Jawaban: Fakta

“Banyak kasus PPOK muncul pada usia lanjut. Jika sudah sangat berat, akan menyebabkan penderita susah untuk beraktivitas. Setiap akan beraktivitas akan sangat sulit dan serba tidak nyaman,” kata dr Dhanny.


3. Mitos atau fakta: PPOK merupakan penyakit keturunan?
Jawaban: Mitos

“Penyakit PPOK ini bukan disebabkan faktor keturunan. Hanya saja, misalnya ayahnya perokok sejak sang anak masih berusia balita, maka PPOK berisiko besar melanda anak tersebut saat dia beranjak dewasa,” tutup dr. Dhanny.***

Editor: Rifki


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X