Teknis Pelaksanaan Uji Coba Makan Siang Gratis di 6 Sekolah Kota Bandung, Pakai Bahan Hasil Buruan Sae

- 15 Mei 2024, 09:30 WIB
Warga memetik cabai di kebun Buruan SAE, RW 9 Derwati, Kecamatan Rancasari, Kota Bandung, Minggu, 13 November 2022.
Warga memetik cabai di kebun Buruan SAE, RW 9 Derwati, Kecamatan Rancasari, Kota Bandung, Minggu, 13 November 2022. /Pikiran Rakyat/Satira Yudatama/

PRFMNEWS – Indonesia Food Security Review (IFSR) sebagai pelaksana program uji coba pembagian makan siang gratis di enam sekolah Kota Bandung mengungkap teknis pelaksanaan program ini. Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung akan mengolaborasikan pelaksanaan program ini dengan program Buruan Sae.

Dalam pelaksanaan program pembagian makan siang gratis di Kota Bandung yang dikolaborasikan dengan Buruan Sae, IFSR rencananya akan menyiapkan 2.500 porsi makanan bergizi untuk dibagikan ke siswa-siswi di 6 sekolah di Kecamatan Arcamanik dengan jadwal selama 90 hari mulai Juli hingga September 2024.

Sekretaris Jenderal IFSR Alfatehan Septianta menjelaskan, teknis pelaksanaan pembagian makan siang gratis yang diberi nama program “Makan Bergizi Gratis di Sekolah” untuk 6 sekolah di Arcamanik Kota Bandung ini akan diawali menyiapkan dapur umum untuk memasak menu bergizi yang nantinya bakal dibagikan ke peserta didik.

Bahan-bahan pangan untuk dimasak menjadi menu bergizi makan siang gratis yang akan dibagikan ke siswa-siswi ini direncanakan menggunakan hasil panen dari tanaman-tanaman Buruan Sae yang merupakan salah satu program unggulan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung.

Baca Juga: Pemkot Bandung Beri Saran Menu dan Tampilan Makan Siang Gratis Bagi Siswa di 6 Sekolah Arcamanik

"Sudah kurang lebih ada 5 komoditas yang bisa diterima dari Buruan Sae," sebut Alfatehan, Senin 13 Mei 2024.

Setelah dimasak, menu makan siang gratis yang telah jadi akan dikemas dan didistribusikan ke sekolah-sekolah di wilayah Arcamanik Kota Bandung yang masuk dalam daftar pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis di Sekolah dari IFSR ini.

“Secara teknis, tim IFSR akan membentuk dapur umum dan memasak makanan dengan bahan pangan lokal untuk seterusnya didistribusikan ke sekolah penerima manfaat,” jelas Alfatehan.

Keenam sekolah yang terpilih menjadi lokus program tersebut yakni:

Halaman:

Editor: Rifki Abdul Fahmi


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah