Aturan Baru Study Tour di Kota Bandung Sesuai SE Pj Gubernur Jabar, Dibatasi dan Wajib Lapor ke Disdik

- 14 Mei 2024, 12:30 WIB
Plh Sekda Kota Bandung Hikmat Ginanjar di Balai Kota Bandung Senin, 13 Mei 2024.
Plh Sekda Kota Bandung Hikmat Ginanjar di Balai Kota Bandung Senin, 13 Mei 2024. /Tommy Riyadi/prfmnews

PRFMNEWS – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bandung menyampaikan aturan terbaru kegiatan study tour atau wisata belajar menyusul terbitnya surat edaran (SE) Pj Gubernur Jawa Barat (Jabar) Bey Machmudin. Dalam SE ini, Bey meminta bupati dan wali kota di Jabar memperketat izin study tour setiap sekolah atau satuan Pendidikan di wilayah masing-masing.

Terkait aturan baru study tour oleh sekolah, kata Plh Sekda Kota Bandung Hikmat Ginanjar, kini dibatasi pelaksanaannya. Hikmat menegaskan pula bahwa setiap satuan pendidikan di Kota Bandung yang ingin melakukan study tour wajib melaporkan terlebih dahulu ke Disdik untuk dilakukan pengkajian lebih lanjut oleh pihaknya.

"Kita akan merujuk surat edaran dari Pak Pj Gubernur ya, karena ternyata memang di surat itu disampaikan bahwa study tour itu harus ada pemberitahuan kepada Disdik,” ujar dia di Kota Bandung, Senin 13 Mei 2024.

“Walaupun sebetulnya ini juga biasa dilakukan oleh sekolah-sekolah, tapi surat gubernur itu menjadi rujukan kita. Jadi akan dibatasi ya," imbuhnya.

Baca Juga: Pemkot Bandung Siap Perketat Study Tour Sesuai Imbauan Pj Gubernur Jabar

Selain itu, lanjut Hikmat, kegiatan study tour tidak perlu dilakukan jauh-jauh ke luar kota. Kemudian pihaknya juga meminta kepada pihak sekolah untuk memastikan dengan baik jasa transportasi yang akan disewa untuk perjalanan study tour dalam kondisi layak beroperasi.

Menurut dia, keamanan kendaraan yang digunakan oleh para siswa-siswi untuk study tour merupakan sebuah kewajiban yang harus ditempuh untuk memastikan keselamatan sepanjang kegiatan tersebut berlangsung.

"Tidak harus serta-merta mengikuti study tour yang kejauhan. Apalagi jika dari aspek teknis kendaraannya tidak bagus. Ada beberapa hal yang bisa kita lakukan, yakni sekolah bisa menghubungi pengguna jasa itu. Kendaraannya harus baik, semuanya harus baik. Harus dicek semua itu," tegas dia.

Sebelumnya, Pj Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin meminta bupati dan wali kota di Jabar agar memperketat izin kegiatan study tour yang dilaksanakan satuan pendidikan di wilayah masing-masing, salah satunya tidak dilakukan ke luar kota.

Halaman:

Editor: Rifki Abdul Fahmi


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah