Kenaikan Harga Beras Disebabkan oleh Beberapa Hal, Pemkot Bandung Berupaya Stabilkan Harga

- 3 Februari 2023, 08:15 WIB
Petani beras di Kelurahan Derwati, Kecamatan Rancasari, Bandung, Rabu 2 Februari 2022
Petani beras di Kelurahan Derwati, Kecamatan Rancasari, Bandung, Rabu 2 Februari 2022 /Diskominfo Kota Bandung.

PRFMNEWS - Harga beras di Kota Bandung mengalami kenaikan harga. Bahkan kenaikan harga beras di Kota Bandung sudah mencapai Rp1.000 hingga Rp2.000 per kilogramnya.

Pemerintah kota (Pemkot) Bandung pun mulai mencari cara untuk mengatasi masalah kenaikan harga beras ini.

Kepala Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan), Gin Gin Ginanjar menyampaikan, kenaikan harga beras terjadi sejak akhir 2022 lalu hingga awal tahun 2023 ini.

"Untuk kondisi sekarang beras ini bertahan di harga yang cukup tinggi, bahkan untuk medium sudah melebihi karena kenaikannya sudah mencapai 21,6 persen, melebihi standar dari 15 persen dan itu harus intervensi dengan operasi pasar," katanya saat mengudara di Radio PRFM 107,5 News Channel Kamis, 2 Februari 2023.

Baca Juga: Harga Beras Sudah di Atas HET, Pemkot dan Bulog Bandung Distribusikan 643 Ton Beras

Gin Gin memaparkan, pada akhir 2022 lalu harga beras hanya naik Rp200 per kilogram.

Namun harga itu tak kunjung turun dan terus merangkak naik hingga akhirnya sekarang kenaikannya mencapai Rp2.000 perkilogram. Kenaikan paling mencolok pada harga beras medium.

Bahkan untuk kenaikan harga beras medium sudah melebihi harga eceran tertinggi (HET).

Kenaikan harga beras ini salah satu faktornya karena banyak sentra-sentra beras yang sedang penurunan produksi.

Halaman:

Editor: Rifki Abdul Fahmi


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah